@ Juli 2009

Published 1 Juli 2009 by sajulisa

JULI 2009

9644_3840541409753_192017291_n
1. Yohanes 6:35
Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
Yesus mencari orang biasa seperti Anda dan saya, yang memiliki kesediaan berkorban bagi-Nya tanpa syarat, dan Dia dapat mengubah persembahan kita menjadi kemuliaan-Nya.
2. Amsal 13:14
Ajaran orang bijak adalah sumber kehidupan, sehingga orang terhindar dari jerat-jerat maut.
Firman Allah adalah sumber kehidupan, melepaskan dan menjauhkan kita dari berbagai jerat maut, peringatan-peringatan Allah bertujuan untuk melindungi bukan untuk memberi hukuman!
3. Keluaran 15:2
TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.
Harus disadari, diyakini dan dipercayai sepenuhnya bahwa Allah yang bertahta di Surga sangat dekat dengan kita, Dia adalah seorang Bapa, dan adalah Bapa kita!
4. Pengkhotbah 3:13
Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.
Allah memakai tubuh juga pikiran kita untuk menerima tugas dan mengerjakannya bagi Dia, dan kita tahu bahwa segala yang telah kita terima adalah anugerah-Nya, bukan karena hasil jerih payah kita.
5. Kolose 1:10
sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,
Pengabdian sepenuh hati yang ditandai melalui kerja keras dan perhatian terhadap ketetapan Allah, akan membawa kemuliaan terbesar bagi Dia jika pengabdian itu berasal dari hati yang berserah penuh kasih.
6. Mazmur 30:6
Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai
Banyak jiwa menjadi beku tergilas kerasnya kehidupan, membuatnya mengalami kekecewaan, menjadikan hari-hari hidupnya dipenuhi oleh keputusasaan. Ingat, Allah sangat pengasih!
7. Yakobus 4:17
Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.
Dua pilihan, berbuat baik atau tidak berbuat apa-apa. Kita harus memilih untuk melakukan sesuatu yang benar. Jangan biarkan kejahatan menang karena kita tidak berbuat apapun.
8. 1Yohanes 2:28
Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya.
Jangan sesuka hati dan malas dalam menempuh perjalanan iman kristiani. Pengharapan bahwa Dia akan datang setiap saat, seharusnya membantu kita menjadi hamba yang setia dan bijaksana!
9. Matius 6:21
Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
Harta dunia mudah: hilang, dicuri, dirusak, atau jatuh nilainya. Justru menjadi kaya dengan hal-hal yang berhubungan dengan Kristus, tidak ada yang dapat merampas harta yang kita kumpulkan bersama Dia!
10. Mazmur 46:11
“Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!”
Dunia bereaksi sangat cepat, diperlukan ketegaran untuk menyadari bahwa Allah berkuasa. Melalui ketenangan hati, memungkinkan kita mampu dengan baik mendengarkan Dia.
11. Ibrani 11:13
Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.
Kita dipersiapkan Allah untuk menyongsong kekekalan, Dia akan menyambut kita ke dalam rumah yang telah dipersiapkan-Nya, karena bumi bukan tempat tinggal kita yang tetap.
12. Mazmur 4:9
Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.
Kita harus yakin bahwa Dia senantiasa menjaga dan mengawasi. Mata-Nya yang penuh kasih dan tangan-Nya yang melindungi senantiasa melingkupi kita. Aman bersama Allah!
13. 1 Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Bila kekuatiran merasuki pikiran, serahkan semua hal itu kepada Allah! Meskipun sedang diterpa badai kehidupan, Dia memampukan kita memiliki jiwa yang dipenuhi kedamaian-Nya.
14. Mazmur 31:17
Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!
Tidak tersedia jaminan keamanan yang sempurna di dunia. Satu hal yang pasti, bahwa beriman kepada Allah yang hidup membuat kita mampu menyingkirkan segala ketakutan.
15. Mazmur 102:13
Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun
Mempercayakan diri pada penjagaan Allah, membuat kita menjadi aman. Dia memegang kita dengan tangan-Nya yang perkasa, tidak ada yang dapat merebut kita dari genggaman-Nya!
16. Lukas 16:23
Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
Bertobat dari dosa dan mempercayai Dia sebagai Juru Selamat, Dia telah menjanjikan suatu persekutuan hidup dengan Allah di tempat yang disebut Alkitab sebagai surga.
17. Markus 2:5
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!
Kuasa Allah tidak ada batasnya, firman-Nya penuh kuasa, melembutkan, melenturkan jiwa yang mengkristal membatu, menyembuhkan hati yang terluka!
18. Lukas 23:34
Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.
Balas dendam, kepahitan, bukanlah jawaban yang menyembuhkan kebencian dan kemarahan atas segala tindak kejahatan dunia. Hanya belas kasih Kristus yang dapat menjadi jawaban yang memulihkan!
19. Daniel 4:3
Betapa besarnya tanda-tanda-Nya dan betapa hebatnya mujizat-mujizat-Nya! Kerajaan-Nya adalah kerajaan yang kekal dan pemerintahan-Nya turun-temurun!
Jika gereja terfokus; meningkatkan jumlah anggota, membangun gedung, dan memperjuangkan program gereja, kesombongan dapat merasukinya dan kebutuhan umat Allah menjadi terlupakan.
20. Roma 12:1
Aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati
Memberikan segala yang kita miliki kepada Allah. Tidak hanya hati, tetapi juga tubuh, jiwa dan pikiran. Keberadaan kita seluruhnya, kita persembahkan bagi kemuliaan-Nya!
21. Matius 13:23
Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”
Daya tarik dunia jangan menjadikan kita malas membaca dan merenungkan firman Allah! Berdoa dan berusaha keras untuk menjadi orang yang mendengar, mengerti firman-Nya dan berbuah!
22. Mazmur 112:9
Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan.
Bersukacita di dalam Tuhan dan Firman-Nya, membuat kita menemukan kebahagiaan yang sejati. Hanya Dia yang menawarkan kebajikan yang abadi untuk selama-lamanya.
23. 1 Korintus 13:12
Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
Mempertanyakan apa yang sedang dikerjakan Allah dalam hidup kita? Teruslah mempercayai Dia dan carilah kejelasan jawabannya melalui doa dan menjadi pelaku firman-Nya.
24. Roma !:15
Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma.
Keterlibatan dan pelayanan kita di dalam jemaat Tuhan tidak dibatasi oleh waktu dan minat. Kita dapat bersungguh hati melayani jemaat dengan bersyukur dan dengan tulus mendoakan.
25. Roma 7:18
Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik
Anugerah-Nya yang memberi kekuatan, membuat kita mampu meninggalkan manusia lama kita, untuk dapat menyelesaikan pergumulan melawan kedagingan dan bertumbuh kepada kedewasaan rohani.
26. Roma 12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Menghafal, merenungkan firman Allah yang penuh kuasa adalah sesuatu yang sangat berarti, ijinkan Firman Allah memenuhi pikiran, dan menguasai hati serta menuntun langkah kita.
27. Lukas 10:33
Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan
Allah memberi kesempatan kepada kita untuk melayani orang yang membutuhkan, dengan menjadi pendengar yang baik, menunjukkan kasih, dan membantunya menjalin hubungan yang intim dengan Dia.
28. Lukas 5:27
Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!”
Serahkan dan satukan rencana kerja kita setiap hari kepada-Nya, dengan sepenuh hati memercayai pimpinan-Nya, kita menjadi bekerja sama dengan Dia yang berkarya atas hidup kita.
29. Wahyu 7:17
Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka.
Yesus menuntun kita menuju pengetahuan yang mendalam tentang kasih Allah. Tujuan-Nya bukan hanya memperoleh pengetahuan tentang Dia, tetapi juga tahu sedalam apa kita dihargai dan dikasihi.
30. Yakobus 1:21
Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu
Jika kita dikendalikan oleh nafsu, kebencian, iri hati, sombong, tidak sabar dan hidup dipenuhi kepahitan, berarti kita telah membuat pilihan untuk hidup di tengah sampah dunia.
31. 1Yohanes 4:19
Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.
Allah mencari, menunggu kita untuk menyadari keadaan kita yang terhilang dan mengulurkan tangan kita kepada-Nya. Dia akan menjemput, memeluk, dan memberi kita kedamaian-Nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: