@ Nopember 2009

Published 1 November 2009 by sajulisa

NOPEMBER 2009

DSC_0076

1. Yeremia 5:22
Masakan kamu tidak takut kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, kamu tidak gemetar terhadap Aku? Bukankah Aku yang membuat pantai pasir sebagai perbatasan bagi laut, sebagai perhinggaan tetap yang tidak dapat dilampauinya? Biarpun ia bergelora, ia tidak sanggup, biarpun gelombang-gelombangnya ribut, mereka tidak dapat melampauinya!
Kenal Yesus menjadikan kita punya pengharapan, tidak berpikir dangkal, tidak melakukan hal yang merugikan sesama juga diri sendiri.
2. Roma 6:11
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
Kita telah mati bagi dosa, dibaptis dalam Kristus, menyerahkan diri kita sepenuhnya hanya bagi kemuliaan Tuhan.
3. Matius 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.
Di setiap badai pencobaan, Allah mendampingi dan menyediakan jalan keluar, dengan berserah secara total kepada-Nya kita terima kekuatan-Nya.
4. Kejadian 24:1
Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal
Ujian dan kejatuhan iman yang kita alami, membuat kita mengerti adanya perpaduan indah antara berkat, janji, dan rahmat-Nya yang memenuhi hidup kita.
5. Lukas 2:10
Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa
Sediakan waktu untuk memusatkan perhatian kepada karunia Allah bagi kita, dan membagikan berita yang membawa sukacita bagi banyak orang.
6. Titus 2:7
dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,
Kita harus menjaga kesaksian kita tentang Kristus dengan cara dan gaya hidup yang sehat dan benar, sehingga tidak mudah di cela oleh lawan2 kita.
7. Yohanes 16:15
Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.
Allah mengampuni dan membawa kita dalam persekutuan dengan Dia. Kita diciptakan Allah agar mencerminkan sifat2-Nya
8. Yohanes 18:38
Kata Pilatus kepada-Nya: “Apakah kebenaran itu?”
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Kenal Kristus kenal kebenaran.
9. Yakobus 1:2
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
Menghadapi badai, bersahabatlah dengannya dan izinkan Allah memakai situasi tersebut untuk membuat kita menjadi semakin menyerupai Kristus.
10. 1 Timotius 6:12
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
Cukup beranikah kita menjadi generasi orang percaya yang taat, setia kepada Kristus? Marilah kita menangkan pertandingan dengan baik!
11. Yohanes 15:17
Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.”
Kasih membuat orang egois mampu mengubah dirinya, juga hidupnya menjadi bersedia dan rela mengasihi melayani sesama.
12. Yohanes 1:10
Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya
Kita dapat mendorong orang lain untuk mengenal dan menerima Kristus dengan iman dan membuat mereka menerima, menikmati keselamatan-Nya.
13. 1Korintus 15:57
Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
Musuh terbesar kita bukanlah sakit penyakit, melainkan keputusasaan. Dengan mengucap syukur, mempercayai kasih Allah, jiwa kita dikuatkan!
14. Lukas 6:27
“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu
Mengasihi teman merupakan hal yang sangat biasa, mampu mengasihi musuh, barulah kita memiliki arti serupa dengan Kristus.
15. Galatia 5:5
Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
Pemulihan rohani terjadi secara bertahap sejak cara berpikir dan hidup kita yang lama dihapuskan, dan diubahkan menjadi seperti Kristus!
16. Yohanes 4:35
Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
Penuaian bisa terjadi kapan saja. Berdoa meminta tuntunan-Nya agar mata kita terbuka dapat mengenali seseorang yang telah siap dituai.
17. Imamat 11:44
Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, maka haruslah kamu menguduskan dirimu dan haruslah kamu kudus, sebab Aku ini kudus, dan janganlah kamu menajiskan dirimu dengan setiap binatang yang mengeriap dan merayap di atas bumi.
Sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah, singkirkan setiap perilaku tidak kudus dari hidup kita. Berusaha menjadi semakin dekat Allah.
18. Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Mengapa kita membatasinya dengan kekecewaan, ketidak sabaran dan ketidak percayaan? Allah pasti menggenapi seluruh janjinya dengan sempurna.
19. Matius 20:26
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayan,
Kebesaran sejati tidak diperoleh dengan kebanggaan diri, memberi perintah, mengatur, otoriter, tetapi melalui kepedulian, pelayanan, melayani.
20. Galatia 6:9
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
Janganlah berhenti mencari kehendak Allah bagi hidup kita. Allah secara ajaib bekerja dengan tekun, Dia sedikitpun tidak pernah menyerah terhadap kita!
21. Matius 25:35
Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan
Dia sangat memperhatikan tindakan kita terhadap orang lain, perlakukan semua orang dengan kesabaran, kebaikan dan berbelas kasih.
22. Daniel 5:11
sebab dalam kerajaan tuanku ada seorang yang penuh dengan roh para dewa yang kudus! Dalam zaman ayah tuanku ada terdapat pada orang itu kecerahan, akal budi dan hikmat yang seperti hikmat para dewa. Ia telah diangkat oleh raja Nebukadnezar, ayah tuanku menjadi kepala orang-orang berilmu, para ahli jampi, para Kasdim dan para ahli nujum,
Miliki cara pandang surgawi Daniel, kita akan mendapatkan keberanian juga kekuatan dari Allah untuk berkata jujur dan bertindak benar!
23. Efesus 5:15
Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif
Persembahkan hidup kita yang berkualitas sesuai kebenaran-Nya dan mengerti, menyadari bahwa Kristus telah memberikan hidupnya bagi kita.
24. Amsal 10:21
Bibir orang benar menggembalakan banyak orang, tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi.
Kita sebagai anak Allah seharusnya menjadi saluran kasih dan kebenaran, berakal budi, menjauhi perdebatan, mengatur pembicaraan, menjauhi dusta.
25. Kolose 1:17
Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
Dia menyelamatkan kita dari dosa, juga melindungi kita dari gangguan iblis. Dia membawa keteraturan dalam kekacauan batin kita.
26. Roma 15:13
Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
Injil membawa kita kepada hubungan yang benar dengan Allah, melalui iman percaya kepada Kristus. Pengharapan memampukan kita selalu tersenyum.
27. Kisah Para Rasul 10:28
Ia berkata kepada mereka: “Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir.
Jangan menghakimi sesama. Kita mudah terjebak dengan berbagai aturan dunia, dan mengabaikan firman-Nya, keadilan adalah mutlak milik-Nya.
28. Mazmur 119:149
Dengarlah suaraku sesuai dengan kasih setia-Mu; ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-Mu.
Firman-Nya menjadikan telinga kita mampu mendengarkan suara-Nya, membiarkan hidup kita dikuasai oleh kebenaran dan kemuliaan-Nya.
29. Ratapan 3:26
Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN
Saat menghadapi masalah berat, kesedihan yang tak tertahankan. Ulurkanlah tangan kita kepada Tuhan, Dia sumber segala pengharapan.
30. Matius 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Yesus mengharapkan kita menjadi teladan dan terang kita bercahaya bagi dunia, mentaati perintah-Nya untuk bertindak mengasihi seteru kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: