@ Maret 2010

Published 1 Maret 2010 by sajulisa

MARET 2010

DSC_0122 BB

1. Mazmur 127:2
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
Ketekunan, kesetiaan diperlukan atas setiap pekerjaan, dengan kesadaran iman bahwa segala sesuatunya mutlak diterima dan terjadi atas kehendak Allah.
2. 1Raja-raja 8:56
“Terpujilah TUHAN yang memberikan tempat perhentian kepada umat-Nya Israel tepat seperti yang difirmankan-Nya; dari segala yang baik, yang telah dijanjikan-Nya dengan perantaraan Musa, hamba-Nya, tidak ada satu pun yang tidak dipenuhi.
Berpikir, bertindak atas keyakinan diri, berarti kita melupakan kuasa-Nya. Firman-Nya adalah kebenaran, tidak akan pernah ada yang Dia ingkari.
3. Yohanes 14:9
Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
Melihat Dia berarti melihat Allah, sebab Dia adalah Allah. Sebuah pengharapan luar biasa bagi orang percaya yang mengerti dan mengenal Kristus!
4. Amsal 12:25
Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.
Kekuatiran membuat kita menjadi mati dikala masih hidup. Begitu banyak orang mengalami patah semangat, mereka butuh dari kita “perkataan yang baik”
5. Roma 12:6
Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.
Jangan menghakimi atau meremehkan orang lain. Yang kita pandang tidak berharga, dapat dipakai ALLAH untuk melakukan segala rencana-Nya yang besar!
6. Mazmur 62:9
Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita.
Allah mengajar dan ingin agar kita melimpahkan setiap beban berat, segala permasalahan dan mencurahkan seluruh isi hati kita kepada-Nya!
7. Roma 12:15
Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!
Jadilah orang yang sabar, ada ketika dibutuhkan, mempunyai tangan yang mau digenggam, mau mendengarkan, penuh pengertian, mau berbagi rasa.
8. Filipi 2:8
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Teladan-Nya menginspirasi kita untuk mengikuti jejak-Nya, menyangkal diri, merendahkan hati dan tulus melayani kebutuhan sesama.
9. Matius 19:26
Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.”
Ketika hidup kita terserak hancur, janganlah menyerah. Kita punya Allah yang dapat membangun dan membuat ketiadaan menjadi ada!
10. Yeremia 10:10
Tetapi TUHAN adalah Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup dan Raja yang kekal. Bumi goncang karena murka-Nya, dan bangsa-bangsa tidak tahan akan geram-Nya.
Allah yang kekal dan Mahatahu sepenuhnya mengerti, mengetahui segala hal yang telah terjadi, yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi.
11. Mazmur 86:10
Sebab Engkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau sendiri saja Allah.
Dari segala hal yang baik yang hampa di dunia ini, Allah-lah yg maha besar. Dia sanggup memenuhi semua kebutuhan kita, mengampuni setiap dosa2 kita
12. Yohanes 14:3
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
Yesus Kristus pasti segera datang! Itulah yang menjadikan kita harus ber-sungguh2 mempersiapkan diri melalui iman, pengharapan, dan kasih.
13. Mazmur 119:105
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.
Setiap hari kita membutuhkan terang firman Allah! Adakah kita mengembangkan kebiasaan membaca dan merenungkan Alkitab secara teratur?
14. Lukas 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Inilah yang disebut kontradiksi oleh dunia. Dengan hidup untuk diri sendiri, kita akan mati; dengan mati terhadap diri sendiri kita akan hidup.
15. Yohanes 14:23
Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
Allah tinggal di dalam diri kita, sehingga melalui hidup kita orang lain dapat melihat, mendengar, dan dapat merasakan kehadiran-Nya
16. Kisah Para Rasul 16:25
Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
Mohon pertolongan Allah! Pergunakan kesempatan yang masih kita miliki! Kesengsaraan hidup tidak membuat kita berkecil hati atau lumpuh.
17. Matius 20:26
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayan,
Kebesaran yang sejati tidak diperoleh dengan kebanggaan diri, memberi perintah, mengatur, otoriter, tetapi dengan pelayanan, melayani.
18. Amsal 30:26
pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu,
Percaya kepada Kristus tidak membebaskan kita dari berbagai kesulitan. Lemah tidak berarti buruk, adalah bijak mencari perlindungan kepada Tuhan!
19. Mazmur 34:5
Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
Disaat ketakutan, kita harus meminta penghiburan Tuhan. Mata-Nya senantiasa tertuju pada kita dan telinga-Nya terbuka mendengar teriakkan kita!
20. Kisah Para Rasul 5:42
Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias.
Mengabarkan Injil berarti bercerita tentang Kristus, semakin banyak kita berpikir tentang Yesus, semakin banyak kita berbicara tentang Dia.
21. Yeremia 23:24
Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia? demikianlah firman TUHAN. Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi? demikianlah firman TUHAN.
Dia melihat segala sesuatu yang kita lakukan; Dia mendengar segala sesuatu yang kita katakan; Dia mengetahui segala sesuatu yang kita pikirkan.
22. Pengkotbah 5:12
Ada kemalangan yang menyedihkan kulihat di bawah matahari: kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaannya sendiri.
Ketika hati menggenggam erat2 harta dunia tanpa mau melepaskannya, berarti kita sepenuhnya sudah menjadi budak dari kekayaan itu.
23. Lukas 3:4
seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.
Adakah sesuatu dalam hidup kita yang membuat kita tidak siap menerima kedatangan-Nya? Pertobatan memudahkan kita melangkah bersama Allah.
24. Yakobus 5:16
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Iman mengarahkan kita agar memohon kekuatan Allah yang penuh kasih, yang rencana-Nya sulit dipahami tetapi selalu dapat kita percayai!
25. 2Timotius 4:7
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Perjuangan mencapai tujuan rohani akan selalu menghasilkan kepuasan pribadi, menjadi berkat bagi orang lain, dan menerima hadiah kehidupan kekal.
26. Yakobus 1:3
sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Hal terbaik dalam kehidupan ini banyak kita dapatkan “di sekolah penderitaan”, menghasilkan kesabaran, kekuatan, ketekunan, kedewasaan rohani!
27. 1Tesalonika 2:8
Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi.
Kekristenan selalu berbicara tentang Kristus dan anugerah hidup kekal yang penuh kasih, ada pengampunan, dan berdasarkan kasih.
28. Ibrani 8:12
Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.
Jangan lupa bahwa pengampunan Allah kepada kita bukan berdasarkan apa yang kita perbuat melainkan berdasarkan apa yang telah Kristus perbuat!
29. Efesus 4:32
Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.
Membenci dan mendendam membawa permusuhan, memaafkan dan melupakan membawa kedamaian. Kita harus mau memaafkan, juga melupakan!
30. Matius 5:24
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
Adakah sahabat, teman, atau saudara di dalam Kristus yang perlu diajak berdamai? Sakit hati terhadap sesama menghalangi hubungan kita dengan ALLAH.
31. Filipi 3:14
dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
Apakah yang terpenting? Bergunakah waktu yang kita lewati dalam hidup ini? Sudahkah kita menempatkan Kristus di dalam hati, di dalam kehidupan kita?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: