@ Juni 2010

Published 1 Juni 2010 by sajulisa

JUNI 2010

DSC_0229

1. 2 Timotius 2:21

Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

Kita diharuskan hidup dalam kekudusan, tidak membiarkan hawa nafsu menguasai hati. Tuhan meminta kita menjadi kudus dalam seluruh aspek hidup.

2. Yohanes 15:9

“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

Menjadi orang percaya harus selalu hidup dalam suasana kasih Kristus, suasana kasih Kristus pasti terjadi jika kita taat menjadi pelaku firman-Nya.

3. 1Yohanes 5:14

Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

Kita memiliki keberanian menghampiri Allah dalam doa. Allah akan mengabulkan doa yang kita sampaikan kepada-Nya sesuai kehendak-Nya.

4. Kejadian 1:27

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Menjadi gambar Allah bukan berarti hanya memiliki sejumlah potensi Ilahi, tetapi bagaimana kita dapat mewujudkan potensi itu bagi kemuliaan Allah.

5. Efesus 3:20

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.

Allah melakukan bagi kita bukan saja lebih dari apa yang kita minta kepada-Nya di dalam doa, tetapi bahkan melebihi apa yang dapat kita pikirkan.

6. 1Tesalonika 2:8

Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi.

Kekristenan adalah berbicara tentang Kristus beserta anugerah hidup kekal-Nya yang penuh kasih, pengampunan, belas kasihan bagi setiap kita.

7. Ulangan 29:29

Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini.

Manusia makhluk terbatas! Allah adalah keberadaan tidak terbatas, tidak seorangpun dapat memiliki kemampuan untuk mengerti Allah secara tuntas.

8. Lukas 12:22

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.

Banyaknya kehendak, kebutuhan, kekuatiran, membawa kita terjebak kegentaran. Yesus mengajarkan, kekuatiran akan hari esok tidak berguna.

9. 1Yohanes 3:16

Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

Kristus mengorbankan nyawa-Nya, juga diri-Nya demi menghapus dosa manusia, agar kita juga mampu memberikan diri kita bagi sesama.

10. Titus 1:15

Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatu pun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis.

Jika hati nurani sudah diisi firman-Nya, mengerti firman-Nya, dikuasai oleh Allah, maka hati nurani merupakan suara moral, pembimbing yang baik.

11. 2Tesalonika 3:13

Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.

Harus teguh bertahan, tantangan melakukan kebenaran-Nya sering membuat kita ingin menyerah, tahu dan sadar bahwa kita bekerja untuk Tuhan!

12. Galatia 5:15

Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.

Jauhkan perseteruan! Minta kepada Roh Allah agar memberi kita kasih, sukacita, damai sejahtera, kesetiaan, kelemah-lembutan dan penguasaan diri.

13. Yesaya 52:12

Sungguh, kamu tidak akan buru-buru keluar dan tidak akan lari-lari berjalan, sebab TUHAN akan berjalan di depanmu, dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu.

Kita mendesak Tuhan agar cepat menolong kita keluar dari masalah, tapi selalu menunda ketika Tuhan meminta kita bertobat, meninggalkan dosa!

14. Roma 4:20

Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah

Keraguan muncul akibat rapuhnya iman percaya kita. Dia senantiasa menjamin janji-Nya , Dia punya kuasa memecahkan setiap konflik kita!

15. Efesus 4:29

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Ucapan mampu meruntuhkan, membunuh, juga memadamkan semangat. Ucapan kita harus mendatangkan berkat dan kasih karunia bagi sesama.

16. Mazmur 16:7

Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.

Kegagalan, konflik, kekuatiran, berubah menjadi tantangan indah ketika kita berserah, memuji, memuliakan Tuhan dan taat akan firman-Nya.

17. Amsal 17:17

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Kita merupakan sahabat dari salah seorang manusia, nyatakanlah bukti persahabatan sejati dalam segala keadaan dan jangan mengkhianatinya!

18. Kolose 2:7

Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Ber-sungut2 menjauhkan kita dari segala berkat, dengan ucapan syukur kita dapat menemukan berkat bahkan di tempat kering & berpasir sekalipun!

19. 2Korintus 4:18

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Segala permasalahan yang kelihatan didunia yaitu segala hal duniawi, akan hilang tersapu lenyap oleh terang sukacita surgawi.

20. Yesaya 41:10

janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

Berbagai hal membuat kita kuatir, kemudian membuahkan ketakutan! Ketika kuatir, takut, ingatlah Tuhan, Dia penolong, pengatur kehidupan kita!

21. 2Timotius 3:13

sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.

Membalas kejahatan dengan kejahatan, berarti kita melipatgandakan kejahatan. Kejahatan hanya dikalahkan oleh kebaikan, kasih Kristus.

22. Roma 8:29

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Fokus mengejar berkat Allah berarti mengabaikan tujuan sesungguhnya dari karya Allah atas hidup kita “Menjadi serupa dengan Kristus”.

23. Amsal 11:19

Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian.

Bijaksana jika menghindarinya. Jangan merasa kuat untuk menguji seberapa dekat kita dapat menghampiri dosa tanpa mendapat masalah.

24. Mazmur 56:12

kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

Ampuni kami ya Allah! Karena kami sering lupa diri, menganggap diri cukup kuat menghadapi hidup ini dengan kemampuan sendiri.

25. Mazmur 35:1

Berbantahlah, TUHAN, melawan orang yang berbantah dengan aku, berperanglah melawan orang yang berperang melawan aku!

Moralitas pelaku keadilan perlu dipertanyakan karena betapa buruknya sistem peradilan di dunia, kepada siapa kita mendapatkan keadilan? Tuhan!

26. Ulangan 5:29

Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya!

Allah tidak ingin kita taat kepada-Nya hanya karena takut penghukuman-Nya. Dia menghargai ketaatan yang tulus dari dalam hati yang penuh kasih.

27. Yohanes 6:35

Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Hanya Yesus yang mengenal rahasia Allah dan mewahyukannya kepada manusia, Dialah roti hidup yang mengenyangkan lapar dan dahaga kita.

28. Titus 3:14

Dan biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan pekerjaan yang baik untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah.

Membuka hati bagi Kristus, berarti juga membuka diri bagi semua orang yang dikasihi Kristus, kita ikuti teladan Yesus menjadi “pelaku kebaikan”

29. Pengkotbah 2:13

Dan aku melihat bahwa hikmat melebihi kebodohan, seperti terang melebihi kegelapan

Hikmat adalah penerapan pengetahuan. Jangan sampai kita terjerat pengetahuan tanpa memiliki hikmat yang berasal dari sikap takut akan Tuhan.

30. Efesus 5:8

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.

Iman kita harus kuat, tegas atas tujuan hidup adalah untuk memuliakan Tuhan. Tidak hidup seperti mereka yang tidak kenal dan tidak mengakui Dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: